Kamis, Oktober 01, 2009

Tentang Kamu


Mel, dalam kesibukanku, tak sengaja aku menemukan secarik kertas lusuh. Itu adalah kertas yang berisi tulisanmu, em... mungkin lebih tepatnya berisi curhatmu. Aku yakin tulisan itu telah lama kau tulis, jauh sebelum kita menjadi sepasang kekasih. Ingatkah kamu? Ah mungkin kamu juga sudah lupa bahwa kamu pernah menulisnya. Tapi... hari ini aku menangis membacanya dan ingin sekali merapatkan tubuhku dalam pelukanmu.

Dalam dunia ini, ada begitu banyak hal yang tidak mampu aku mengerti.
Mengapa aku dilahirkan di keluargaku?
Mengapa aku punya teman-teman yang berbeda karakter?
Dan...
Mengapa aku mencintai dia, seseorang yang tidak mungkin aku miliki?
Aku gak ngerti...
Aku gak tahu apa maksud Tuhan dibalik semuanya ini
Tapi aku juga tidak bisa marah sama Tuhan
Malah aku bersyukur karena Tuhan telah mendekatkan aku kepadanya.
Walaupun aku tahu... tak bisa selamanya aku memilikinya, tapi aku bersyukur untuk waktu yang sudah Tuhan beri bagi kami
Untuk sukacita
Untuk kebahagiaan
Dan untuk cinta yang tumbuh diantara aku dan dia.
Dia... perempuan itu... Kakak rohaniku


Sayang... Mengertikah kamu bahasa air mataku saat ini? Aku sangat memahami bahwa jauh sebelum kamu memutuskan untuk menjadi kekasihku, ada dilema besar yang harus kamu hadapi, ada pertarungan antara benar dan salah, ada perasaan takut dan bahagia, ada bingung dan teryakinkan.

Aku menangis mensyukuri sekian banyak hari yang telah kita lewati. Pahit, manis, suka dan duka telah berhasil aku lalui oleh kekuatan cintamu. Kusadari betapa belianya engkau saat memberikan hidupmu untuk mendampingiku.

Aku tersanjung...

Sayang... Hari ini aku menangis oleh karena betapa rindunya aku padamu. Pada sorot redup matamu dan genggaman jemarimu yang lembut. Sebab telah kutelusuri seluruh penjuru bumi, namun tak pernah kutemukan perempuan sepertimu yang mampu membuatku tergila-gila dan mabuk asmara.

17 komentar:

  1. Awww~ so sweeeetttt....hikss...jd terharu :'(

    Semoga hari2 kebersamaan kalian selalu dipenuhi cinta dan kebahagiaan....
    Semoga bahtera cinta kalian diberi kekuatan utk mengarungi ombak cobaan dalam lautan kehidupan...
    Apapun yg terjadi, semoga kalian berdua dikuatkan...
    I love you both,
    De Ni - Melisa :)

    BalasHapus
  2. Thanks yha Jill. Terima kasih buat semua doa-doa kamu.
    We love u 2 Jill...

    BalasHapus
  3. Doaku bersama kalian ya, adik-adikku :)

    BalasHapus
  4. @Jo, Makacih yha kakak Jo, udah mau doian dede Deni dan Dede Mel.

    BalasHapus
  5. duuuhhh jadi ikutan mo nangis niihh...moga waktu yang ada bs selalu kalian manfaatkan sebaik mungkin dengan segala upaya menjaga jalinan cinta yang terus tumbuh dan menghidupi jiwa kalian. hope the best wishes for u both...

    BalasHapus
  6. A Arinie, amin amin amin Mbak. Makasih buat doa-doanya yha mbak.

    BalasHapus
  7. Aku ikut mendoakan kalian jg yaaaa,semoga bumi merestui kalian..amien

    BalasHapus
  8. @ ligx, thanks yha sis!!! Thanks buat doanya

    BalasHapus
  9. Aku tak memahami ini semua,Tuhan..
    Namun aku selalu merasakan keindahan dan kebahagiaan keduanya.
    "Semoga kalian selalu melewati waktu yang terindah,dari waktu yang paling terindah didunia ini."

    BalasHapus
  10. coba seandainya kita ada di dimensi yg tak sama, pasti cinta itu akan jauh lebih indah. he
    Salam kenal ka DeNi dan Ka Mel

    BalasHapus
  11. Doa udah, selamet2an udah,makan-makannya jam berapa ya Den?apa nunggu penghulu dulu? Hehehe

    BalasHapus
  12. @Babby, Thanks yha Bab! Doakan aku dan Mel terus yha!
    @Gy,salam kenal juga. Btw kamu ada di dimensi mana sey?
    @Lushka, iya neh Lush lagi nunggu penghulu. Kayaknya belum selsai nyuci deh dia.

    BalasHapus
  13. Tentu,kak.Tanpa,dimintapun.

    Aku tunggu cerita bahagia kalian,selanjutnya.Hehe

    BalasHapus
  14. ada di dimensi yang sama dengan ka De Ni. hhe

    BalasHapus
  15. @Babby, Thanks babby. Soal doa aku serahkan padamu yha
    @Gy, kapan2 bagi ceritamu di sini

    BalasHapus
  16. Mau banget ka. Kalo dikasih kesempatan. =)

    BalasHapus
  17. @gy, boleh dunk. selalu ada kesempatan...

    BalasHapus